Membangun Website Statis dengan Hugo dan Deploy ke Cloudflare Pages
Buat website statis cepat dengan Hugo, kelola konten menggunakan Markdown, dan deploy gratis ke Cloudflare Pages dalam hitungan menit.
Pelajari cara memantau, menganalisis, dan mengoptimalkan biaya Kubernetes dengan OpenCost, Prometheus, Grafana, dan Terraform.
Skill yang dibangun
Menjelaskan konsep dasar FinOps, cost allocation, showback, chargeback, dan unit economics dalam konteks Kubernetes.
Menginstal dan mengonfigurasi OpenCost, Prometheus, serta Grafana untuk mengumpulkan dan memvisualisasikan metrik biaya.
Menganalisis estimasi biaya berdasarkan cluster, namespace, node, pod, deployment, CPU, memory, dan persistent volume.
Membuat dashboard dan alert Grafana untuk mendeteksi penggunaan resource yang berlebihan atau tidak efisien.
Menggunakan Terraform untuk mendefinisikan konfigurasi infrastruktur dan komponen monitoring secara repeatable.
Menerapkan strategi optimasi seperti rightsizing requests dan limits, mengurangi idle resources, serta mengevaluasi dampak perubahan terhadap biaya.
Mendiagnosis masalah umum seperti metrik yang tidak muncul, label yang tidak konsisten, dan perbedaan antara penggunaan resource dengan biaya aktual.
Menyusun laporan FinOps sederhana yang bisa dipakai developer, DevOps, dan technical lead untuk mengambil keputusan.
Developer, DevOps engineer pemula, cloud engineer, system administrator, dan technical lead yang sudah memahami dasar Linux, container Docker, Kubernetes, serta konsep layanan cloud, dan ingin menguasai praktik FinOps untuk memantau, menganalisis, dan mengoptimalkan biaya infrastruktur cloud.
Project outcomes
Kamu akan membangun mini platform FinOps untuk cluster Kubernetes. Stack ini mencakup deployment OpenCost, Prometheus sebagai metrics backend, dan Grafana sebagai dashboard biaya serta monitoring. Infrastruktur dan konfigurasi utamanya dikelola dengan Terraform. Di akhir kursus, kamu akan punya dashboard untuk melihat estimasi biaya per namespace dan workload, alert untuk penggunaan resource yang tidak wajar, serta rekomendasi optimasi berdasarkan data simulasi workload. Kamu juga akan menyelesaikan tantangan mandiri: menemukan sumber pemborosan, mengubah konfigurasi resource, lalu membandingkan dampak biayanya.
Biaya Kubernetes sering naik diam-diam karena resource terlalu besar, workload idle, atau konfigurasi cloud yang tidak terkontrol. Di kursus ini, kamu akan membangun cara kerja FinOps yang praktis: mulai dari mengumpulkan metrik penggunaan, menghitung estimasi biaya, sampai mengambil keputusan optimasi berdasarkan data nyata.
Kamu akan menggunakan OpenCost untuk cost allocation, Prometheus untuk metrics, Grafana untuk dashboard dan alert, serta Terraform untuk membuat infrastruktur dan konfigurasi yang konsisten. Setiap konsep dibangun bertahap, lalu langsung dipakai dalam lab yang menyerupai kebutuhan tim engineering di dunia kerja.
Fokusnya bukan sekadar menjalankan tool. Kamu akan belajar membaca pola biaya per namespace, deployment, workload, dan resource Kubernetes. Ada guided practice untuk membangun stack FinOps langkah demi langkah, lalu independent practice untuk menganalisis pemborosan dan merancang rekomendasi optimasi. Intinya, setelah selesai kamu bisa menjelaskan angka biaya dengan data, bukan sekadar tebakan.
Buat website statis cepat dengan Hugo, kelola konten menggunakan Markdown, dan deploy gratis ke Cloudflare Pages dalam hitungan menit.
Bangun deployment multi-environment yang aman, konsisten, dan mudah diaudit dengan Kubernetes, Argo CD, GitOps, serta OpenTofu.
Bangun galeri foto kolaboratif real-time dengan Firebase, Firestore, Storage, dan JavaScript tanpa mengelola server sendiri.
Bangun data lakehouse scalable dan hemat biaya dengan Amazon S3, Apache Iceberg, dbt, dan Trino untuk analitik SQL modern.