Aplikasi pemetaan bencana harus tetap berguna saat koneksi internet lemah atau benar-benar hilang. Di kursus ini, kamu akan membangun fondasi aplikasi offline-first yang bisa menyimpan data di perangkat, menampilkan peta secara offline, dan mengirim perubahan ke server saat koneksi kembali. Fokusnya bukan sekadar membuat marker tampil di peta, tapi memahami keputusan teknis yang dibutuhkan aplikasi lapangan.
Kamu akan menghubungkan Flutter dan MapLibre untuk visualisasi peta, merancang data geospasial dengan PostGIS, lalu membangun alur sinkronisasi antara mobile client dan backend. Kita juga akan membedah strategi menangani konflik, perubahan data, validasi koordinat, dan kondisi jaringan yang tidak stabil. Bagian yang sering bikin pusing akan dipecah menjadi langkah-langkah kecil supaya alurnya kebayang.
Setiap konsep diarahkan ke proyek nyata. Kamu akan mengikuti guided practice dengan contoh kode yang terstruktur, lalu mengerjakan independent practice untuk menguji keputusan desainmu sendiri. Hasil akhirnya bisa kamu jadikan portfolio teknis untuk menunjukkan kemampuan membangun sistem mobile geospasial yang siap dipakai di kondisi lapangan.