AI & Data Science

Membangun Prediksi Keterlambatan Pengiriman dari Data Tabular dengan Python

Bangun model Python untuk memprediksi keterlambatan pengiriman, membersihkan data, mengukur kinerja, dan menerjemahkan hasilnya menjadi keputusan operasional.

Diperbarui 28 Agu 2026id5 bagian · 20 pelajaran4 jam 30 menit
Belum ada ulasan
Level Beginner
Kategori AI & Data Science
Perkiraan Durasi 4 jam 30 menit

Skill yang dibangun

Apa yang akan Anda pelajari

Merumuskan target klasifikasi keterlambatan dari data pengiriman dan mengidentifikasi informasi yang boleh digunakan saat prediksi dibuat.

Memuat, memeriksa, dan membersihkan data tabular dengan pandas, termasuk menangani nilai hilang, tipe data, duplikasi, dan kategori yang tidak konsisten.

Membangun pipeline scikit-learn yang mengolah fitur numerik serta kategorikal, membagi data latih dan uji, lalu melatih model klasifikasi dasar tanpa kebocoran data.

Menghitung dan menafsirkan accuracy, precision, recall, F1-score, serta confusion matrix untuk memilih tindakan operasional yang sesuai dengan jenis kesalahan prediksi.

Siapa Target Audiens Kursus Ini

Peserta yang telah memahami dasar penggunaan komputer, spreadsheet, dan sintaks Python sederhana seperti variabel, kondisi, perulangan, fungsi, serta membaca file CSV. Kursus ini ditujukan bagi pemula yang ingin memahami praktik machine learning pada data tabular secara konkret, tetapi belum terbiasa melakukan pembersihan data, evaluasi model, dan menerjemahkan hasil analisis menjadi keputusan operasional. Pengetahuan statistik tingkat sekolah menengah akan membantu, namun konsep yang diperlukan diperkenalkan secara bertahap.

Project outcomes

Apa yang Akan Anda Buat

Peserta akan membangun notebook Python yang membaca file CSV pengiriman, menyiapkan fitur, melatih model untuk memprediksi apakah sebuah pengiriman terlambat, mengevaluasi hasil pada data uji, dan menampilkan prediksi beserta dasar interpretasinya. Proyek menggunakan dataset tabular contoh dengan kolom seperti jenis layanan, wilayah, berat paket, jarak, dan status keterlambatan; nama kolom dapat disesuaikan dengan struktur data yang tersedia.

Konten Kursus

Merumuskan Masalah Keterlambatan sebagai Prediksi yang Dapat Ditindaklanjuti

4 pelajaran | 125 menit
Dari Keluhan Operasional ke Pertanyaan Prediksi
25 menit
Membaca Struktur Data Pengiriman
30 menit
Menentukan Label Tanpa Membocorkan Masa Depan
35 menit
Menetapkan Kriteria Keberhasilan Model
35 menit

Membersihkan dan Memvalidasi Data Tabular

4 pelajaran | 145 menit
Menemukan Nilai Hilang, Duplikasi, dan Nilai Tidak Masuk Akal
35 menit
Memilih Perlakuan untuk Data yang Tidak Lengkap
35 menit
Mengubah Tanggal dan Kategori Menjadi Fitur
40 menit
Membagi Data Tanpa Mengintip Data Uji
35 menit

Melatih Model Klasifikasi yang Dapat Dijelaskan

4 pelajaran | 155 menit
Baseline: Mengapa Model Sederhana Dibutuhkan
35 menit
Menyatukan Preprocessing dan Model dengan Pipeline
45 menit
Membaca Probabilitas, Prediksi, dan Ambang Keputusan
35 menit
Menguji Model dengan Confusion Matrix dan Classification Report
40 menit

Membandingkan, Menyetel, dan Menafsirkan Hasil

4 pelajaran | 170 menit
Validasi Silang untuk Mengukur Ketidakpastian
40 menit
Membandingkan Logistic Regression dan Random Forest
45 menit
Mencari Parameter yang Masuk Akal Tanpa Overfitting
45 menit
Dari Skor Model ke Daftar Pengiriman Prioritas
40 menit

Proyek Akhir: Membangun Sistem Prediksi Keterlambatan Pengiriman

4 pelajaran | 285 menit
Merancang Dataset, Struktur Folder, dan Kontrak Prediksi
60 menit
Membangun Pipeline Pelatihan dan Penyimpanan Model
75 menit
Menghasilkan Prediksi dan Daftar Prioritas Operasional
70 menit
Menguji, Menilai, dan Mempresentasikan Keterbatasan Sistem
80 menit

Deskripsi Kursus

Keterlambatan pengiriman tidak cukup ditangani dengan menebak dari satu kolom atau memilih model secara sembarangan. Kita akan mengubah data tabular pengiriman menjadi pertanyaan prediksi yang terukur: berdasarkan informasi yang tersedia sebelum pengiriman, apakah pesanan berisiko terlambat? Dari sini, setiap keputusan—membersihkan data, memilih fitur, membagi dataset, hingga menentukan metrik—dihubungkan dengan risiko kesalahan yang dapat terjadi pada operasi.

Kursus ini menggunakan Python dengan pandas dan scikit-learn untuk memuat serta memeriksa data CSV, menangani nilai yang hilang, mengolah fitur kategorikal, membagi data tanpa kebocoran informasi, dan melatih model klasifikasi dasar. Hasil model dievaluasi menggunakan metrik yang sesuai, lalu dibaca melalui confusion matrix dan contoh prediksi agar angka evaluasi tidak terlepas dari makna bisnis.

Di akhir kursus, peserta menghasilkan alur kerja prediksi yang dapat dijalankan ulang pada data serupa. Kita juga membahas batas penggunaan model, perbedaan antara performa pada data uji dan kondisi operasional, serta cara memeriksa asumsi ketika hasil terlihat terlalu baik atau tidak masuk akal.

Rating & Ulasan

0 ratings