AI & Data Science

Peramalan Permintaan Intermiten untuk Persediaan dengan Python

Bangun dan evaluasi peramalan permintaan intermiten dengan Python untuk mendukung keputusan persediaan berbasis data.

Diperbarui 28 Agu 2026id5 bagian · 20 pelajaran4 jam 30 menit
Belum ada ulasan
Level Intermediate
Kategori AI & Data Science
Perkiraan Durasi 4 jam 30 menit

Skill yang dibangun

Apa yang akan Anda pelajari

Mengubah data transaksi menjadi deret permintaan berkala dan memeriksa periode nol, nilai ekstrem, data hilang, serta ketidakkonsistenan tanggal.

Membandingkan baseline naif dengan metode Croston dan variasinya menggunakan evaluasi berbasis urutan waktu tanpa kebocoran data.

Menghitung serta menafsirkan metrik evaluasi yang relevan untuk permintaan intermiten, termasuk konsekuensi pemilihan metrik terhadap keputusan persediaan.

Membangun notebook Python yang menghasilkan ramalan, grafik diagnostik, tabel perbandingan model, dan rekomendasi penggunaan berdasarkan asumsi serta batasan data.

Siapa Target Audiens Kursus Ini

Peserta yang sudah memahami Python dasar-menengah, pandas, visualisasi data, konsep statistik deskriptif, serta dasar machine learning seperti pembagian data dan evaluasi model. Kursus ini ditujukan bagi data analyst, junior data scientist, software developer yang mulai mengolah data bisnis, atau praktisi operasional yang ingin membangun peramalan permintaan secara terukur. Peserta tidak dituntut menguasai teori deret waktu secara mendalam, tetapi perlu mampu membaca data transaksi dan mengikuti analisis berbasis notebook.

Project outcomes

Apa yang Akan Anda Buat

Peserta akan membangun notebook analisis peramalan permintaan intermiten dari data transaksi hingga rekomendasi model. Aplikasi ini akan memuat pembersihan dan agregasi data, visualisasi pola permintaan, baseline, implementasi metode Croston dan variasinya, evaluasi rolling atau backtesting, serta keluaran ramalan yang dapat digunakan sebagai masukan untuk keputusan persediaan.

Konten Kursus

Membingkai Permintaan Intermiten dari Data Transaksi

4 pelajaran | 155 menit
Mengapa Banyak Periode Nol Mengubah Cara Kita Meramal
30 menit
Dari Transaksi ke Deret Permintaan Harian
40 menit
Audit Kualitas Data Sebelum Model Dibuat
45 menit
Menetapkan Horizon, Cutoff, dan Baseline yang Adil
40 menit

Mendiagnosis Pola dan Mengukur Kesalahan

4 pelajaran | 170 menit
Membaca Ukuran Intermitensi dan Ukuran Permintaan
40 menit
Visualisasi yang Memisahkan Frekuensi dan Besaran
35 menit
Mengapa MAPE Gagal pada Banyak Nol
45 menit
Validasi Rolling-Origin Tanpa Kebocoran Waktu
50 menit

Menguji Metode Khusus Permintaan Intermiten

4 pelajaran | 200 menit
Baseline yang Sulit Dikalahkan: Naive dan Moving Average
40 menit
Croston untuk Memisahkan Kapan dan Berapa Banyak
50 menit
SBA dan TSB: Bias, Peluruhan, serta Perubahan Pola
55 menit
Memilih Metode lewat Eksperimen yang Dapat Diaudit
55 menit

Mengubah Ramalan Menjadi Keputusan Persediaan

4 pelajaran | 200 menit
Lead Time Menentukan Bentuk Ramalan yang Dibutuhkan
45 menit
Reorder Point, Safety Stock, dan Tingkat Layanan
50 menit
Ketika Ramalan Bagus Menghasilkan Kebijakan Buruk
55 menit
Menyiapkan Pipeline untuk Monitoring dan Re-forecast
50 menit

Proyek Akhir: Membangun Sistem Rekomendasi Stok untuk Permintaan Intermiten

4 pelajaran | 300 menit
Perancangan Dataset dan Struktur Pipeline
60 menit
Implementasi Diagnostik dan Kandidat Forecaster
75 menit
Integrasi Backtesting dan Rekomendasi Persediaan
90 menit
Pengujian, Analisis Failure Mode, dan Presentasi
75 menit

Deskripsi Kursus

Permintaan persediaan tidak selalu muncul setiap periode. Banyak periode dapat bernilai nol, lalu diikuti pesanan dalam jumlah besar atau pola yang tidak teratur. Kondisi ini membuat metode peramalan biasa mudah menghasilkan estimasi yang menyesatkan, terutama ketika hasilnya digunakan untuk menentukan titik pemesanan, stok pengaman, atau prioritas pengadaan.

Kursus ini mengajak peserta mengolah data transaksi menjadi deret permintaan berkala, memisahkan frekuensi kemunculan dari besarnya permintaan, lalu membandingkan pendekatan peramalan yang sesuai untuk pola intermiten. Analisis dilakukan dengan Python, pandas, visualisasi, dan evaluasi berbasis simulasi waktu agar kebocoran data serta bias pengujian dapat dikenali.

Peserta akan membangun alur kerja notebook yang mencakup pemeriksaan kualitas data, pembuatan baseline, penerapan metode Croston dan variasinya, pengukuran akurasi, serta interpretasi hasil untuk keputusan persediaan. Pembahasan juga mencakup asumsi, keterbatasan, trade-off antara stabilitas ramalan dan respons terhadap perubahan permintaan, serta kondisi ketika model sederhana lebih layak dipertahankan daripada model yang lebih kompleks.

Rating & Ulasan

0 ratings