Membuat Aplikasi Scan Barcode Inventaris Offline dengan React Native untuk Pemula
Bangun aplikasi inventaris mobile offline dengan React Native, barcode scanner, dan penyimpanan lokal tanpa bergantung pada internet.
Pelajari fondasi pembuatan web modern dengan React.js: deklarasi komponen, alur data props, manajemen state reaktif, dan integrasi API.
Skill yang dibangun
Mengonfigurasi lingkungan kerja pengembangan React modern menggunakan Node.js, Vite, dan Visual Studio Code.
Merancang hierarki komponen modular dan mendistribusikan data antar-komponen menggunakan props.
Mengelola reaktivitas antarmuka serta interaksi pengguna menggunakan hook useState secara deterministik.
Menerapkan rendering bersyarat dan iterasi list data dinamis dengan key identifier yang tepat.
Mengambil data asynchronous dari REST API eksternal menggunakan hook useEffect lengkap dengan penanganan state loading dan error.
Melacak dan mengisolasi bug re-render atau kesalahan sinkronisasi state menggunakan React Developer Tools.
Pemula yang ingin belajar programming dari dasar hingga mahir
Project outcomes
Aplikasi Task & Activity Tracker interaktif dengan fitur penambahan tugas, penandaan status selesai, filter kategori, pencarian real-time, validasi form, serta sinkronisasi data dummy dari REST API publik.
Membangun antarmuka web interaktif dengan JavaScript murni sering kali berujung pada kode manipulasi DOM yang rumit dan sulit dirawat seiring bertambahnya fitur. React.js menyederhanakan masalah ini lewat pendekatan deklaratif dan arsitektur berbasis komponen: kita mendefinisikan tampilan berdasarkan data, lalu React bertugas memperbarui layar secara efisien setiap kali data tersebut berubah.
Kursus ini memandu langkah demi langkah dari nol untuk memahami alur kerja tersebut. Materi disusun secara bertahap mulai dari inisialisasi proyek modern menggunakan Vite, penulisan sintaks JSX, pemecahan antarmuka menjadi komponen modular, hingga pengelolaan data lokal menggunakan state dan props. Setiap konsep disertai pembuktian langsung melalui terminal, editor kode, dan browser DevTools agar model mental cara kerja React terbentuk dengan kokoh.
Selain menulis kode, peserta dilatih mengamati siklus render, menangani input formulir terkelola (controlled components), melakukan fetching data asynchronous, serta mengenali kesalahan umum seperti infinite re-render. Hasilnya, peserta memiliki fondasi teknis yang jelas dan siap melanjutkan ke tahap pengembangan aplikasi frontend yang lebih kompleks.
Bangun aplikasi inventaris mobile offline dengan React Native, barcode scanner, dan penyimpanan lokal tanpa bergantung pada internet.
Bangun aplikasi ground control station drone mobile dengan Flutter, MAVLink, WebSocket, telemetry real-time, dan geofencing.
Bangun voice room berskala produksi dengan React Native, WebRTC, dan LiveKit, lengkap dengan autentikasi, kontrol audio, dan deployment.